Categories
101 La Galigo Featured Kareba-Kareba

RSVP! Agenda Perayaan World Heritage Day 18 April 2013 oleh Lontara Project, Komunitas Heritage Camp dan BPPI di 5 Kota!

WORLD HERITAGE DAY di YOGYAKARTA

World Heritage Day akan diselenggarakan secara serentak di beberapa titik di Indonesia. Yogyakarta menjadi salah satu titik perayaannya. Kegiatan ini digagas oleh Lontara Project bersama alumni Heritage Camp 2013. kami percaya bahwa remaja adalah agen konservasi pusaka yang paling tepat, karena pengalaman dan daya kreatif mereka sangat tinggi.
Oleh karena itu, kami mengajak teman-teman baik individu maupun komunitas untuk bergabung dalam acara ini. acara ini merupakan wujud sosialisasi kami kepada seluruh warga Yogyakarta tentang perlunya perhatian terhadap pusaka yang notabene memiliki tuntunan untuk mengadvokasi tatanan hidup masyarakat.
Dalam World Heritage Day yang akan kami gelar nanti, akan ada parade buadaya. para partisipan akan menggunakan baju adat, atau baju yang menggambarkan Indonesia, kemudian akan berjalan di sepanjang jalan Malioboro. berawal dari jalan abu abakar ali dan berakhir di benteng Vredeberg. di Benteng nantinya akan ada flashmob dan pentas budaya yang diisi dari beberapa komunitas seni.

Tutorial flashmob –> https://www.youtube.com/watch?v=Px_hJNShMAI&feature=youtube_gdata_player

Twitter CP: @enisimatupang

WORLD HERITAGE DAY di MAKASSAR

Venue: Kedai Buku Jenny, Perumahan Budi Daya Permai
Waktu: 18 April 2013, 04.00 PM – selesai
Judul Acara: OBRAK! (Obrolan Pusaka)

Deskripsi kegiatan: Diskusi ringan mengenai pusaka yang ada di sekitar kamu. Pusaka (heritage) sesuai definisi yang dianut oleh Balai Pelestari Pusaka Indonesia mencakup tiga aspek: pusaka budaya (ragawi, non-ragawi), pusaka alam dan pusaka saujana (kesatuan kondisi alam dan manusia di sekitar lingkungan situs). Diharapkan melalui diskusi ini dapat semakin memperluas perspektif kita semua akan pentingya melestarikan pusaka sebagai warisan leluhur bangsa. Diskusi akan diselingi oleh pemutaran kondisi situs pusaka Makam We Tenri Dio di Selayar serta pusaka Gong Nekara terbesar di dunia yang kurang dijaga. Akan ada penampilan musik akustik dari personil HILITE yang akan membawakan lagu dari La Galigo Music Project.

What you should bring: untuk meramaikan diskusi, yuk bawa foto pusaka yang kamu punya! Dapat berupa benda yang memiliki sejarah di keluarga kamu, atau foto-foto situs yang pernah kamu kunjungi. Bersama-sama kita akan mendiskusikan apa peran pusaka tersebut, masalah yang tengah dihadapinya, serta solusi yang bisa kita aplikasikan untuk melestarikannya.

Twitter CP: @hey_louie

WORLD HERITAGE DAY di JAKARTA

Bidik Misi UNJ presents: Walau Berbeda, Kita Tetap Satu
Ayo sama-sama peringati hari pusaka dan situs se-dunia “World Heritage Day 2013” di Kampus Hijau kita dengan memakai Batik pada tanggal 18 April 2013.

Spesial Kota Tua Jakarta: Flashmob, diskusi bersama Lontara Project dan alumni Heritage Camp 2013, dan Jelajah Malam

Twitter CP: @pu3simatupang

WORLD HERITAGE DAY di SAMARINDA

Kegiatan akan terpusat di Kota Samarinda dan mencoba bekerja sama dengan organisasi Junior Chamber International (JCI) Kaltim dalam pelaksanaannya.
kegiatan yang akan dilaksanakan adalah
1. Lomba mewarnai gambar Ukiran Dayak Untuk Anak PAUD
tujuannya : menanamkan rasa cinta kebudayaan lokal secara dini
2. Jelajah Kampung Bugis Wajo “Cikal Bakal Kota Samarinda”
3. Pentas Seni di Tepian Sungai Mahakam bersama Komunitas-komunitas yang ada di Samarinda

Twitter CP: @adityakurniad

Rangkaian WORLD HERITAGE DAY di BANDUNG

7 April 2013: “Painting Session” at Car Free Day, Dago

14 April 2013: World Heritage Campaign at Car Free Day, Dago

18 April 2013: Online publication rangkaian acara WHD di Bandung

20 April 2013: “Indonesia dalam Bahasa”

Twitter CP: @salsabie

 

Categories
Featured Kareba-Kareba

HERITAGE CAMP 2013

Apakah kamu peduli akan pelestarian budaya lokal?

Punya wawasan luas dan ide kreatif tentang konservasi budaya?

Bergabunglah bersama puluhan pemuda Indonesia lainnya dalam Heritage Camp 2013!

 

Melalui kegiatan ini, kamu akan berdiskusi dan menjalani sesi workshop dengan pembicara-pembicara ahli dalam hal konservasi kebudayaan. Selain itu, kamu juga akan mengunjungi situs-situs bersejarah yang ada di Yogyakarta dan melakukan praktek lapangan tentang konservasi budaya. Dalam kegiatan ini, kamu juga akan tinggal di Pondok Pemuda Ambarbinangun – cagar budaya yang semula adalah kompleks peristirahatan milik Keraton Yogyakarta.

SEGERA UNDUH FORMULIR PENDAFTARANNYA

heritagecamp2013.blogspot.com

Acara ini diselenggarakan oleh LONTARA (La Galigo for Nusantara) Project dan didukung sepenuhnya oleh American Council dan Yayasan Bina Antarbudaya.

Categories
101 La Galigo Kareba-Kareba

Meet & Greet LP, Ciwalk – Bandung

Dari kanan : Josefhina Chitra (Tampah Ragam), Oni Ardiansyah (DKV ITHB), Galih Mulya Nugraha (Epic Java), Ran (Lontara Project), dan Setia yang untungnya sudah duluan pulang sehingga fotonya tidak ada. hihihii

Dihubungkan oleh teknologi dan walaupun beberapa kali sempat tertunda, alhamdulillah kami akhirnya bisa berkumpul di Cihampelas Walk untuk sekedar berdiskusi ringan mengenai topik seputar kebudayaan. Saya datang agak terlambat menemui tiga orang yang rupanya sudah duduk manis, disusul oleh Daeng Oni beberapa saat kemudian. Latar belakang yang hampir sama membuat obrolan terasa menyenangkan, dimulai dari perkenalan masing-masing. Kemudian pembicaraan mengalir begitu saja, kami mulai mengenal satu sama lain.

Ada Jo dari Jakarta yang aktif dengan kegiatan Tampah Ragam, semacam komunitas konservasi kreatif seperti Lontara Project, namun lebih sasarannya lebih luas. Gadis yang sementara ini berkuliah di Hubungan Internasional Universitas Parahyangan, Bandung, mengaku masih sibuk menggali informasi dan wadah kreasi yang efektif untuk memperkenalkan hasil-hasil budaya dari seluruh Indonesia.

Juga Mang Galih, sang arsitek yang asyik dengan proses pembuatan film dokumenter non-narasi mengenai perjalanan menelusuri jejak budaya mulai dari Jawa Timur hingga Jawa Barat, yakni Epic Java (trailernya bisa dilihat di youtube) yang terinspirasi dari film bergenre serupa besutan sutradara Ron Fricke, Baraka (1992). Epic Java juga akan memperlihatkan betapa luar biasanya keragaman alam dan budaya yang dimiliki oleh Indonesia.

Tak kelupaan, Daeng Oni yang berasal dari Bugis namun kini menetap di Bandung dan baru saja menyelesaikan tugas akhirnya di bidang Desain Komunikasi Visual (DKV) dengan mengambil tema La Galigo untuk kemudian dikiaskan dalam bentuk ilustrasi.

Kalau saya dan Setia hanya bertemu untuk urusan kaos I UPS La Galigo.

Nah, lima orang ini berencana akan mengadakan diskusi rutin di sekitaran Bandung, sambil mengajak sobat-sobat Lontara Project maupun siapa saja yang berminat untuk berpartisipasi dalam gerakan konservasi budaya. Semoga dengan dilakukannya kegiatan ini, bisa menghasilkan karya-karya baru dalam rangka pelestarian dan sebagai media untuk mengekspresikan diri para insan kreatif di Indonesia.

Gimana, tertarik?