CITA-CITA GELAP GULITA

ada satu jalan yang panjang hampir tak bercabang tempatku berguru ilmu baru tempatku melepas rindu dengan pesisir yang baru mata adalah indera paling aktif saat aku mulai bersetubuh dengan atmosfirnya ¬† aku datang sebagai teh kering siap seduh aku bimbang mencari tempat menyatu kemudian mereka datang membawa pemanis, air panas, dan cangkir-cangkir kegembiraan separuh malam […]

Senja Anging Mammiri

Menjelang senja kami datang. Menjengukmu ¬†yang jauh di pengasingan. Sudah lama kau terbaring, terasing sepi di negeri daeng. Aku tahu tuan menunggu, lama menunggu.. menghadap laut bersila di serambi menanti anging mammiri bertiup dari Losari. Menjelang senja yang hampir padam, tuan… dengan decak langkah terkayuh menuju tumpahan duka dan pilu masa lalu. Tempat kau bertempur, […]