Selamat! 20 Orang Terpilih Menjadi Panitia Heritage Camp 2014

Pendaftaran untuk volunteer panitia Heritage Camp 2014 telah ditutup tanggal 19 Oktober lalu. Setelah me-review berkas yang dikirimkan 59 pendaftar akhirnya tim Lontara Project mendapatkan 20 nama yang lolos untuk menjadi Panitia Heritage Camp 2014. Berikut adalah nama-namanya: Ahmad Ardillah Ainul Yaqin Andi Aumy Andi Ayuni Andi Wahyu Irawan Arianitalia Ayu Adriani Chaerul Anwar Derry Perdana […]

CALL FOR VOLUNTEERS! Panitia Heritage Camp 2014 “MAKASSAR”

Heritage Camp adalah program tahunan dari Lontara Project yang bertujuan menjaring anak-anak muda Indonesia yang peduli akan pelestarian budaya untuk berkumpul bersama dan saling bertukar pikiran mengenai isu-isu budaya terkini. Program ini juga merupakan salah satu bentuk konservasi kreatif dan usaha untuk meningkatkan kepedulian anak-anak muda terhadap budaya lokal di Indonesia. Menyusul kesuksesan Heritage Camp […]

Perang Gerilya Kita yang Nomer Satu?

Pagi ini di kelas Hukum Pidana Khusus saya mendapat informasi menarik tentang betapa hebatnya Indonesia “di masa lalu”. Seperti biasa, bahasan-bahasan mengenai local wisdom maupun fakta-fakta mengagumkan yang menjadi prestasi bangsa ini di era yang telah lampau selalu dapat menstimulus saya dengan berbagai inspirasi maupun optimisme akan masa yang akan datang, meskipun pada saat yang bersamaan juga […]

Senja Anging Mammiri

Menjelang senja kami datang. Menjengukmu  yang jauh di pengasingan. Sudah lama kau terbaring, terasing sepi di negeri daeng. Aku tahu tuan menunggu, lama menunggu.. menghadap laut bersila di serambi menanti anging mammiri bertiup dari Losari. Menjelang senja yang hampir padam, tuan… dengan decak langkah terkayuh menuju tumpahan duka dan pilu masa lalu. Tempat kau bertempur, […]

Dari Rangkong Hingga Hieroglyph Toraja

Indonesia tak cuma kaya budaya. Alamnya menyimpan berjuta potensi luarbiasa. Kedekatan antara manusia dan alam membentuk suatu simbiosis yang oleh nenek moyang kita zaman dahulu kala diramu dalam ragam bentuk tradisi. Salah satunya adalah melalui tarian dan sistem tulisan. Penasaran bagaimana hewan seperti burung dapat mempengaruhi peradaban suku-suku di Indonesia? Yuk kita simak kisah serunya […]

Perbandingan Mitos Todipanurung di Mandar dan Kisah Tomanurung Batara Guru dalam La Galigo

Mandar ialah suatu kesatuan etnis yang berada di Sulawesi Barat. Dulunya, sebelum terjadi pemekaran wilayah, Mandar bersama dengan etnis Bugis, Makassar, dan Toraja mewarnai keberagaman di Sulawesi Selatan. Meskipun secara politis Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan diberi sekat, secara historis dan kultural Mandar tetap terikat dengan “sepupu-sepupu” serumpunnya di Sulawesi Selatan. Istilah Mandar merupakan ikatan […]

Butet Manurung : Superhero Rimba

Siapa yang tidak kenal Butet Manurung? Wanita keren ini tampak perkasa ketika dirinya tengah diliput di layar kaca. Tampilannya terkesan ‘liar’, mengingat pekerjaan mulianya sebagai pengajar anak-anak rimba di pedalaman Jambi. Ketika beberapa hari lalu saya -ditemani seorang sahabat bernama Izna- berkesempatan menghadiri seminar The Jungle School – A Homework Free Diary yang diselenggarakan oleh […]

Passompeq Sulawesi Selatan di Timor Leste, Amerika Serikat, dan Singapura (Part 1)

Pelaut-pelaut Sulawesi Selatan ternyata tidak hanya jago merambah nusantara! Kemampuan lintas-budaya mereka bukan hanya mitos, melainkan sudah teruji sejak beratus-ratus tahun yang lalu. Baca pengalaman penulis yang menyaksikan langsung jejak para pasompeq ini di tiga negara… Negara yang dulunya merupakan provinsi ke-27 Republik Indonesia ini tidak familiar sebagai destinasi turisme internasional. Padahal, ada banyak hal […]

Kerja Sunyi Para Pejuang La Galigo

Jumat (10/02/11) lalu, Ahlul dan Ran – dua anggota tim Lontara Project, ditemani Eka, berkesempatan untuk menemui salah satu narasumber utama dalam proyek budaya kami, Prof. Nurhayati Rahman. Memasuki gedung Pusat Studi La Galigo (PSLG) PKP Unhas, Ahlul dan Eka tercengang. PSLG tidaklah seperti yang ada di dalam benak mereka selama ini. Gedung berlantai lima yang […]

“Pucuk yang Terpuji” Penyelamat La Galigo dari Negri Tanete

La Galigo mungkin sudah punah termakan zaman, jika tidak ada wanita  ini yang menyalinnya. Retna Kencana Colliq Pujie Arung Pancana Toa Matinroe ri Tucae. Namanya amat khas Bugis (dan sulit dibaca, hehe). Retna Kencana Colliq Pujie (‘Pucuk yang terpuji’) ialah nama kecil yang menjadi panggilannya, sedangkan Arung Pancana Toa ‘Raja Pancana Tua’ adalah sebuah gelar. […]