Categories
101 La Galigo Featured Heritage Camp I UPS! La Galigo Kareba-Kareba Lontara Project

CALL FOR VOLUNTEERS! Panitia Heritage Camp 2014 “MAKASSAR”

Heritage Camp adalah program tahunan dari Lontara Project yang bertujuan menjaring anak-anak muda Indonesia yang peduli akan pelestarian budaya untuk berkumpul bersama dan saling bertukar pikiran mengenai isu-isu budaya terkini. Program ini juga merupakan salah satu bentuk konservasi kreatif dan usaha untuk meningkatkan kepedulian anak-anak muda terhadap budaya lokal di Indonesia.

Menyusul kesuksesan Heritage Camp 2013 yang diadakan di Pondok Pemuda Ambarbinangun, Yogyakarta (http://heritagecamp2013.blogspot.com/), Lontara Project sebagai penyelenggara memutuskan untuk mengadakan event tersebut kembali namun di kota yang berbeda. Tujuannya agar cakupan areanya semakin luas dan teman-teman dari daerah lain juga mendapatkan kesempatan berharga untuk belajar bersama-sama di ajang ini.

Makassar, bersiaplah! Kami membuka lowongan sebagai panitia Heritage Camp 2014 bagi pemuda-pemuda berwawasan luas, kreatif, dan peduli budaya di sekitar kota Makassar. Lowongan terbuka untuk posisi:

  • Divisi Program. Mengurus rangkaian acara dan dokumen yang dibutuhkan, serta menghubungi pembicara dan peserta.
  • Divisi Sponsorship. Menjaring sponsor dan melakukan fundraising untuk pendanaan acara.
  • Divisi Akomodasi – Transportasi. Mengatur dan mengurus akomodasi transportasi pembicara dan peserta
  • Divisi Konsumsi – Perlengkapan. Menyiapkan konsumsi dan perlengkapan yang dibutuhkan.
  • Divisi Dokumentasi. Mendokumentasikan acara, baik dalam bentuk gambar dan video.
  • Divisi Hubungan Masyarakat. Menjalin kerjasama dengan media massa dan update acara melalui social media.

Kirimkan CV kalian beserta 1 halaman Motivation Letter (yang menjelaskan mengapa Anda tertarik untuk bergabung di dalam kepanitian serta posisi apa yang Anda inginkan) ke email lontaraproject@gmail.com sebelum tanggal 19 Oktober 2013. Kandidat panitia yang terpilih nantinya masih akan melalui tes wawancara dengan SC dan Panitia Inti Heritage Camp 2014.

  • Steering Committee: Fitria Sudirman (Jakarta), Setia Negara (Bandung), Achmad Nirwan (Makassar)
  • Project Manager: Sri Maharani (Makassar)
  • Sekretaris: Muhammad Handar (Jakarta)
  • Bendahara: Muhammad Ahlul Amri Buana (Yogyakarta)

Panitia yang terbentuk akan mulai bekerja November 2013. Tunggu apalagi? Yuk, ikut bagian di ajang camp konservasi kreatif pertama dan satu-satunya di Indonesia ini!

Saatnya, Tulolona Makassar!
Categories
Galigo Gallery Photos

They UPS! La Galigo

Categories
101 La Galigo Kareba-Kareba

Meet & Greet LP, Ciwalk – Bandung

Dari kanan : Josefhina Chitra (Tampah Ragam), Oni Ardiansyah (DKV ITHB), Galih Mulya Nugraha (Epic Java), Ran (Lontara Project), dan Setia yang untungnya sudah duluan pulang sehingga fotonya tidak ada. hihihii

Dihubungkan oleh teknologi dan walaupun beberapa kali sempat tertunda, alhamdulillah kami akhirnya bisa berkumpul di Cihampelas Walk untuk sekedar berdiskusi ringan mengenai topik seputar kebudayaan. Saya datang agak terlambat menemui tiga orang yang rupanya sudah duduk manis, disusul oleh Daeng Oni beberapa saat kemudian. Latar belakang yang hampir sama membuat obrolan terasa menyenangkan, dimulai dari perkenalan masing-masing. Kemudian pembicaraan mengalir begitu saja, kami mulai mengenal satu sama lain.

Ada Jo dari Jakarta yang aktif dengan kegiatan Tampah Ragam, semacam komunitas konservasi kreatif seperti Lontara Project, namun lebih sasarannya lebih luas. Gadis yang sementara ini berkuliah di Hubungan Internasional Universitas Parahyangan, Bandung, mengaku masih sibuk menggali informasi dan wadah kreasi yang efektif untuk memperkenalkan hasil-hasil budaya dari seluruh Indonesia.

Juga Mang Galih, sang arsitek yang asyik dengan proses pembuatan film dokumenter non-narasi mengenai perjalanan menelusuri jejak budaya mulai dari Jawa Timur hingga Jawa Barat, yakni Epic Java (trailernya bisa dilihat di youtube) yang terinspirasi dari film bergenre serupa besutan sutradara Ron Fricke, Baraka (1992). Epic Java juga akan memperlihatkan betapa luar biasanya keragaman alam dan budaya yang dimiliki oleh Indonesia.

Tak kelupaan, Daeng Oni yang berasal dari Bugis namun kini menetap di Bandung dan baru saja menyelesaikan tugas akhirnya di bidang Desain Komunikasi Visual (DKV) dengan mengambil tema La Galigo untuk kemudian dikiaskan dalam bentuk ilustrasi.

Kalau saya dan Setia hanya bertemu untuk urusan kaos I UPS La Galigo.

Nah, lima orang ini berencana akan mengadakan diskusi rutin di sekitaran Bandung, sambil mengajak sobat-sobat Lontara Project maupun siapa saja yang berminat untuk berpartisipasi dalam gerakan konservasi budaya. Semoga dengan dilakukannya kegiatan ini, bisa menghasilkan karya-karya baru dalam rangka pelestarian dan sebagai media untuk mengekspresikan diri para insan kreatif di Indonesia.

Gimana, tertarik?